Begini Sistem Perhitungan Denda KUR BRI Telat Bayar

Denda kredit adalah sejumlah uang yang dibayarkan atas keterlambatan pembayaran angsuran. Denda ini diterapkan oleh seluruh bank, termasuk pada Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI. Denda yang dikenakan di KUR BRI adalah 2% per hari dari jumlah angsuran. Berikut ini adalah sistem perhitungan denda KUR BRI.

Sistem Perhitungan Denda Keterlambatan Angsuran KUR BRI

Misalkan, Anda memiliki angsuran KUR BRI sejumlah Rp 3 juta per bulan. Keterlambatan pembayaran sudah berlangsung selama 3 hari. Maka perhitungan denda yang harus dibayarkan adalah sebagai berikut :

Advertisements

Denda            = Jumlah angsuran x 2% x jumlah keterlambatan (hari)

= Rp.3.000.000 x 2% x 3

= Rp.180.000

Biaya Keterlambatan = Rp.20.000 x 3 = Rp.60.000

Jumlah Denda             = Rp.180.000 + Rp.60.000

= Rp.240.000

Total yang Dibayarkan           = cicilan pokok + denda + biaya keterlambatan

= Rp.3.000.000 + Rp.180.000 + Rp.60.000

= Rp.3.240.000

Dari perhitungan di atas, diketahui bahwa jumlah denda yang dibayarkan adalah Rp.240.000. Sedangkan total seluruh pembayaran adalah Rp.3.240.000.

Itulah sistem perhitungan denda KUR BRI. Denda ini tentu tergolong merugikan bagi debitur KUR BRI. Karenanya, sebisa mungkin jangan sampai terlambat membayarkan angsuran KUR BRI. Untuk meminimalisir resiko keterlambatan, debitur dapat menggunakan metode pembayaran melalui ATM dengan memanfaatkan fitur autodebet. Baca dulu Cara Membuat Surat Kuasa Peminjaman Uang di Bank BRI

Autodebet merupakan fitur yang memungkinkan pembayaran angsuran secara otomatis tiap bulannya. Jadi, debitur hanya perlu mengatur jumlah, waktu dan tujuan pembayaran. Dengan begitu, keterlambatan pembayaran angsuran dapat dihindari.

Kelebihan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI

KUR BRI ini merupakan kredit yang ditujukan untuk pelaku usaha mikro, kecil dan menengah di Indonesia. Modal seringkali menjadi penghalang majunya pertumbuhan sebuah usaha. Karena itu, kredit ini bertujuan untuk memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pembiayaan modal.

Jumlah uang yang dipinjamkan di KUR BRI ini mencapai Rp 500 juta. Kredit ini memiliki suku bunga sebesar 7% per tahun atau 0,41% per bulan.

Kelebihan KUR BRI adalah kredit ini terdiri dari 3 jenis pembiayaan yakni KUR Mikro, KUR Ritel dan KUR TKI. Masing-masing KUR itu memiliki peruntukannya masing-masing dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Advertisements

KUR Mikro misalnya, plafon maksimalnya 25 juta, namun untuk memperoleh KUR Mikro ini tidak dibutuhkan barang jaminan apapun. KUR Ritel adalah kredit yang plafonnya mencapai Rp 500 juta. Tapi tentu dibutuhkan jaminan untuk dapat memperoleh kredit ini. Sementara itu, KUR TKI adalah pembiayaan bagi TKI yang hendak berangkat ke negara tujuan. Baca Sering Telat Bayar Angsuran BRI Nanti Bisa Pinjam Lagi Gak Ya

Selain itu KUR BRI memiliki bunganya tergolong kompetitif. Selain itu, syarat pengajuannya pun tergolong mudah. Berikut adalah syarat-syarat untuk mengajukan permohonan KUR BRI :

Syarat pengajuan KUR Mikro adalah :

  1. Perorangan atau individu yang memiliki usaha yang produktif dan layak
  2. Minimal telah melaksanakan usaha secara aktif selama 6 bulan
  3. Tidak sedang menerima kredit dari bank lain, kecuali kredit konsumtif seperti kredit pemilikan rumah (KPR), kredit kendaraan bermotor (KKB) dan kartu kredit
  4. Persyaratan administrasi yang dibutuhkan adalah Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), serta surat ijin usaha

Persyaratan untuk mengajukan KUR Ritel adalah :

  1. Perorangan atau individu yang memiliki usaha yang produktif dan layak
  2. Minimal telah melaksanakan usaha secara aktif selama 6 bulan
  3. Tidak sedang menerima kredit dari bank lain, kecuali kredit konsumtif seperti kredit pemilikan rumah (KPR), kredit kendaraan bermotor (KKB) dan kartu kredit
  4. Mempunyai Surat Ijin untuk Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) ataupun surat ijin usaha lain yang setara

Persyaratan untuk mengajukan KUR TKI adalah :

Baca Cara Bayar KUR BRI Lewat ATM Tanpa Perlu Antri

  1. Perorangan atau individu calon TKI yang hendak berangkat bekerja di negara penempatan TKI
  2. Persyaratan administrasi yang diperlukan adalah kartu identitas berupa KTP serta Kartu Keluarga, surat perjanjian kerja dengan pengguna jasa, surat perjanjian penempatan, passport, visa, dan persyaratan lainnya sesuai dengan ketentuan.
  3. KUR TKI melayani TKI dengan tujuan negara penempatan seperti Singapura, Taiwan, Hongkong, Brunei, Korea Selatan, Jepang, dan Malaysia.
Advertisements
error: Content is protected !!