Jika Telat Bayar Cicilan Motor Fif Apakah Motor Langsung Ditarik?

Telat Bayar Cicilan Motor Fif – FIF adalah perusahaan pemberi kredit motor. Biasanya perusahaan kredit motor melakukan penarikan motor saat debitur terlambat membayar cicilannya. Kira-kira bagaimana dengan di FIF? Apakah motor langsung ditarik ketika debitur terlambat membayar cicilan?

Jawabannya adalah tidak. Sebenarnya, penarikan motor kredit saat telat bayar ini sudah diatur oleh pemerintah. Jadi, ketika debitur telat bayar cicilan, FIF tidak bisa sembarang melakukan penarikan motor. Ada serangkaian prosedur yang harus dilakukan oleh FIF. Berikut ini adalah prosedur sebelum dilakukannya penarikan motor di FIF.

Advertisements
  1. Peringatan melalui telepon atau surat

Pada mulanya, petugas FIF akan menelepon debitur untuk mengingatkan mengenai keterlambatan pembayaran cicilan motor. Pemberitahuan ini juga dapat dilakukan melalui surat. Biasanya, hal ini dilakukan ketika debitur telat bayar dalam jangka waktu harian.

  1. Petugas FIF mendatangi rumah debitur

Jika melalui telepon atau surat, debitur belum juga melakukan pembayaran cicilan motor, maka petugas FIF akan mengunjungi rumah debitur untuk mengingatkan secara langsung dan mempertanyakan solusi masalah keterlambatan ini.

  1. Penarikan motor oleh pihak FIF

Penarikan motor ini merupakan hal terakhir yang dilakukan ketika debitur belum membayar cicilan juga setelah dilakukan 2 peringatan tadi. Penarikan motor biasanya terjadi ketika debitur tidak kunjung membayar cicilan sampai berbulan-bulan. Penarikan motor dapat terjadi di mana saja, baik rumah, jalan raya atau tempat lainnya. Baca Prosedur Syarat Kredit Laptop Adira Sampai Barang Diterima

FIF memiliki tim khusus yang menangani penarikan motor ini. Biasanya motor akan dibawa oleh petugas FIF. Pihak debitur akan diminta untuk mendatangi kantor FIF. Disana, akan dilakukan penandatanganan surat penyerahan motor. Dengan penandatanganan ini, secara otomatis debitur kehilangan haknya atas motor tadi.

Jika sudah terjadi penarikan motor, berarti kondisi sudah benar-benar fatal. Sebab biasanya debitur harus membayarkan sejumlah uang untuk menebus motor. Jika tidak, maka motor akan dilelang oleh pihak FIF.

Advertisements

Fatalnya, jumlah uang penebusan motor biasanya tergolong sangat tinggi. Sehingga dalam kondisi ini, debitur menjadi bingung apakah hendak menebus atau membiarkan motor itu dilelang. Jika tidak ditebus sampai tenggat yang ditentukan, maka debitur secara otomatis kehilangan uang cicilan motor yang selama ini telah dibayarkan.

Dampak lain dari terlambat membayar cicilan ini adalah nama debitur dimasukkan daftar hitam (blacklist). Sehingga debitur tidak dapat mengajukan kredit pada perusahaan pembiayaan yang sama. Penarikan motor ini, mengajarkan debitur untuk bertanggungjawab serta tidak ceroboh saat melakukan kredit.

Untuk menghindari keterlambatan pembayaran, maka perlu dilakukan perencanaan yang teliti di awal kredit. Debitur harus memastikan jumlah cicilan per bulannya tidak memberatkan dan dijamin tersedia setiap bulannya. Selain itu, ada baiknya dana cicilan disendirikan dari dana untuk kebutuhan lainnya.

Untuk menghindari telat membayar, dapat digunakan pembayaran melalui rekening dengan fitur autodebet. Dengan fitur ini, debitur dapat mengatur tanggal pembayaran cicilan dan jumlah cicilan tiap bulannya. Secara otomatis cicilan kredit motor akan terbayarkan tiap bulannya dalam waktu yang tepat. Dengan begini, debitur dapat memfokuskan pikirannya pada urusan yang lain. Baca Bisakah Gadai BPKB Motor di Adira Finance Saat Ini

Syarat dan Cara Kredit Motor di FIF

Persyaratan mengajukan kredit motor di FIF adalah :

  1. Fotokopi KTP
  2. Fotokopi KK
  3. Rekening telepon atau listrik selama 3 bulan terakhir
  4. Fotokopi SK pekerjaan (kalau ada, hal ini akan memperlancar persetujuan kredit)

Prosedur mengajukan kredit motor di FIF adalah :

  1. Datangi dealer penjual sepeda motor baru
  2. Tentukan sepeda motor yang akan dikredit
  3. Hubungi petugas FIF atau minta petugas dealer untuk menghubungi petugas FIF.
  4. Tentukan masa kredit dan DP yang kita inginkan, (12, 24 atau 36 bulan)
  5. Petugas FIF akan menginformasikan angsuran yang harus dibayarkan per bulan.
  6. Jika sepakat, maka petugas FIF akan memberi formulir permohonan pembiayaan kredit yang harus diisi dan ditandatangani.
  7. Petugas kemudian akan menyerahkan nomor pembayaran kredit, salinan dokumen perjanjian, dan memberitahukan tanggal jatuh tempo pembayaran cicilan
  8. Petugas FIF biasanya juga menjelaskan mengenai denda saat terlambat membayar cicilan bulanan.
Advertisements
error: Content is protected !!