Prosedur Penarikan Motor Adira Biasanya Berapa Bulan Telat Bayar

Penarikan Motor Adira – Kredit motor adalah keputusan yang harus direncanakan dengan hati-hati. Kewajiban membayar cicilannya juga harus dilaksanakan tepat waktu. Jika tidak, maka akibatnya akan fatal. Sudah menjadi pengetahuan umum jika telat bayar cicilan motor dapat berakibat pada penarikan motor. Hal ini juga berlaku di Adira.

Di Adira, motor ditarik ketika debitur sudah telat membayar cicilan selama 60 hari alias 2 bulan. Penarikan motor di Adira juga tidak sembarangan. Debitur tidak akan tiba-tiba ditangai oleh Debt Collector. Ada serangkaian prosedur yang akan dijalankan oleh pihak Adira. Prosedur itu adalah :

Advertisements
  1. Menelepon debitur dan mengingatkan keterlambatan pembayaran cicilan motor

Pada tahapan awal, pihak Adira akan menelepon debitur dan mengingatkan jika debitur belum membayarkan cicilan motor. Debitur biasanya akan ditelepon ketika terlambat membayar cicilan dalam kurun waktu harian. Baca Jika Telat Bayar Cicilan Motor Fif Apakah Motor Langsung Ditarik?

  1. Mengunjungi debitur ke alamat rumah

Jika dengan peringatan melalui telepon debitur belum juga membayar cicilan kredit motor, pihak Adira akan mengirimkan petugasnya ke alamat rumah debitur. Jika debitur kooperatif dan memiliki alasan yang masuk akal atas keterlambatannya, maka pihak Adira akan memberi waktu tenggang pembayaran. Namun, jika pada tahap ini debitur masih tidak menunjukkan iktikad baik untuk membayar cicilan, pihak Adira akan melakukan prosedur yang terakhir.

  1. Penarikan motor

Penarikan motor dilakukan oleh debt collector. Debt collector ini akan menemukan debitur beserta motornya, bisa jadi di rumah atau ketika debitur sedang mengendarai motornya di jalan raya. Debitur biasanya akan dibawa ke kantor Adira terdekat.

Debt collector akan meminta seluruh surat kendaraan dan kunci motor. Kemudian, debt collector akan meminta debitur untuk menandatangani surat penyerahan motor. Jika penyerahan motor ditandatangani, maka penarikan motor sudah resmi dilakukan. Alhasil, debitur kehilangan hak atas motor yang ditarik.

Advertisements

Jika sudah terjadi prosedur ketiga ini, maka akibatnya tergolong fatal. Kenapa? Karena debitur akan diminta untuk membayar uang tebusan jika ingin memperoleh motornya kembali. Jika tidak membayar uang tebusan, maka motor itu akan dilelang oleh pihak Adira. Baca Cara Cek Tagihan Adira Lewat Internet dan Aplikasi Mobile

Uang tebusan itu termasuk cicilan pokok, denda, bunga hari berjalan, biaya penalty, biaya pelunasan, biaya insentif debt collector dan biaya pengangkutan motor (jika ada). Jika ditotal, uang tebusan ini tergolong mahal, sehingga membuat debitur berpikir untuk merelakan motor tersebut.

Untuk sampai ke prosedur penarikan motor, pihak Adira juga memiliki alasan sendiri. Dalam beberapa kasus, biasanya debitur tidak dapat dihubungi di nomor telepon yang tercatat di pihak Adira.

Ketika pihak Adira mengunjungi debitur tersebut, ternyata si debitur pindah rumah tanpa menginformasikan hal ini pada pihak Adira. Sehingga, pihak Adira menganggap debitur tidak memiliki niatan baik untuk menunaikan kewajiban kreditnya.

Karena itu, sangat penting untuk mengabari pihak Adira jika berganti nomor telepon atau berganti alamat rumah. Dengan begitu, tidak akan ada kesalahpahaman antara debitur dan pihak Adira. Ada baiknya untuk menjaga komunikasi dengan pihak Adira saat terlambat membayar cicilan motor, sehingga pihak Adira tidak curiga.

Denda keterlambatan cicilan motor di Adira

Denda adalah sanksi bagi debitur yang terlambat membayar cicilan motor. Di Adira, jumlah denda yang dikenakan pada debiturnya adalah sebesar 0,5% per hari dari jumlah angsuran. Jadi seumpama, si X telat membayar cicilan selama 5 hari.

Cicilan pokok per bulan  si X adalah Rp.500.000 dan cicilan bunga per bulan si X adalah Rp.80.000. Jadi total angsuran per bulan si X adalah Rp.580.000. Maka denda yang harus dibayarkan oleh si X adalah = 0,5% x Rp.580.000 x 5 = Rp.14.500.

Untuk menghindari keterlambatan pembayaran cicilan kredit motor, debitur dapat menggunakan rekening khusus untuk membayarkan cicilan. Dengan menggunakan rekening khusus ini, diharapkan dana didalamnya tidak digunakan oleh kepentingan lain. Baca UPDATE Gambar Contoh Nomor Kontrak Adira Finance

Selain itu, pembayarannya dapat dilakukan dengan fitur autodebet. Dengan fitur ini, pembayaran dapat dilakukan secara otomatis tiap bulan. Sehingga, debitur tidak perlu khawatir dikenai denda apalagi sampai motornya ditarik oleh pihak Adira.

Advertisements
error: Content is protected !!