Amankah No BPKB Tidak Sama di STNK Saat Razia

Nomor BPKB merupakan nomor registrasi yang membuktikan kepemilikan kendaraan bermotor. Nomor BPKB selain tercantum pada BPKB itu sendiri, juga terdapat pada STNK. Secara otomatis, nomor yang ada pada BPKB dan STNK harusnya sama. Namun, sering terjadi nomor BPKB tidak sama dengan yang ada pada STNK. Amankah Nomor BPKB tidak sama dengan si STNK pada saat razia?

Pada saat razia, biasanya tidak dilakukan pemeriksaan BPKB. Dokumen yang biasa diminta adalah STNK saja. Sehingga, polisi kemungkinan tidak akan menemukan perbedaan pada nomor BPKB dan STNK. Jadi, tidak perlu khawatir dengan perbedaan nomor BPKB di STNK saat dilakukannya razia lalu lintas.

Yang perlu dikhawatirkan adalah apabila melakukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Sebab pada proses ini, pasti dilakukan pengecekan kesesuaian STNK dan BPKB. Jika nomor BPKB di STNK tidak sesuai, tentu akan ada masalah. Perbedaan nomor BPKB di STNK ini bisa disebabkan kendaraan bermotor sudah dipindahtangankan atau dijual lalu sudah dibalik nama.

Advertisements

Perbedaan nomor ini juga bisa terjadi jika dokumen kendaraan dipalsukan. Nah, untuk menghindari membeli kendaraan bermotor dengan surat-surat palsu, sebaiknya cek dulu surat-surat kendaraan ke Samsat.  Jika perbedaan nomor BPKB di STNK disebabkan oleh hal yang wajar, nantinya bisa dilakukan revisi BPKB di Samsat. Baca Begini Cara Mengetahui Nomor BPKB Pada STNK

Selain mengecek keaslian surat kendaraan melalui Samsat, pengecekan juga dapat dilakukan secara online. Bagaimana caranya?

  1. Kunjungi website untuk pengecekan STNK online. Saat ini, hanya beberapa daerah yang memiliki layanan ini seperti Jakarta, Jawa Timur, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Yogyakarta serta Aceh.
  2. Masukkan nomor polisi kendaraan bermotor pada kolom yang telah disediakan.
  3. Klik “Proses” atau “Cari”
  4. Informasi mengenai kendaraan bermotor akan muncul.

Pengecekan keaslian STNK ini juga dapat dilakukan melalui SMS. Tiap daerah memiliki nomor tujuan SMS yang berbeda-beda. Contohnya untuk daerah Jakarta, SMS dikirimkan ke nomor 1717. Format yang ditetapkan untuk pengecekan STNK di masing-masing daerah juga berbeda.

Advertisements

Di Jakarta sendiri, formatny adalah “METRO(spasi)NOMOR POLISI”. Biasanya, layanan ini dikenakan tarif SMS kurang lebih Rp.1000,-. Baca Cara Cek STNK Asli Online Dengan Mudah

Mengecek Keaslian STNK dan BPKB Dari Fisiknya

Ciri-ciri BPKB Palsu :

  1. Cover. Cover BPKB palsu kurang mengkilap jika dibanding dengan cover BPKB yang asli. Bahan covernya juga jelas berbeda.
  2. Hologram. Hologram pada halaman depan di BPKB palsu biasanya akan berubah warna menjadi kuning apabila diterawang. Sementara itu hologram BPKB asli warnanya akan tetap silver atau abu-abu saat diterawang. Hologram pada BPKB palsu akan terlihat halus, rapi dan menyatu dengan kertas.
  3. Nomor Seri BPKB. Nomor Seri BPKB memiliki maksud dan tujuan tertentu. Salah satu tujuan nomor seri adalah identifikasi domisili pemilik kendaraan. Makna nomor seri secara lengkap hanya pihak Korlantas saja yang tahu. Dengan begitu BPKB palsu akan gampang dikenali karena mereka nomor seri dengan sembarangan.
  4. Identitas Kendaraan dan Pemilik. Pada BPKB palsu, sering kali dibuat dan diprint ulang bagian identitas kendaraan, sementara bagian identitas pemilik kendaraan tidak diubah.
  5. Lambang Korlantas. Pada halaman ke 14, terdapat lambang korlantas. Nah, pada BPKB palsu biasanya lambang Korlantas tidak timbul, jika diraba terasa rata. Sementara pada BPKB yang asli, lambang Korlantas harusnya terasa timbul jika diraba. Selain itu, lambang ini ketika disinari dengan Ultraviolet akan muncul angka dan huruf yang bermacam-macam, hal ini yang tidak bisa muncul pada BPKB palsu.

Cara Mengetahui STNK Palsu :

Baca Solusi Jika Nama di STNK dan BPKB Berbeda

  1. Pada bagian sisi kanan atas STNK, terdapat hologram berwarna silver. Jika STNK itu palsu, biasanya hologram akan berubah warna apabila diterawang.
  2. Lubang yang Membentuk Kata STNK. Pada bagian kanan STNK asli, terdapat titik-titik lubang yang membentuk kata STNK. Pada STNK palsu, hal ini tidak ada.
  3. Nomor Rangka dan Nomor Mesin. Jika surat-surat kendaraan itu asli, nomor rangka dan nomor mesin yang tertera di kendaraan harus sama dengan yang ada di STNK maupun BPKB.

Barcode. STNK asli apabila discan di website Samsat, akan muncul informasi tentang identitas pemilik kendaraan. Jika STNK itu palsu, maka identitas itu tidak akan muncul karena nomornya tidak terdaftar.

error: Content is protected !!