Begini Cara Mengetahui Nomor BPKB Pada STNK

BPKB (Buku Pemilikan Kendaraan Bermotor) adalah dokumen yang menjadi bukti sah kepemilikan seseorang atas kendaraan bermotor. BPKB memiliki nomor terbit yang unik dan bisa dilacak. Nomor BPKB ini juga tercantum pada STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor). Bagaimana cara mengetahui nomor BPKB pada STNK?

Caranya sangat mudah. Pada STNK, terdapat informasi seperti nomor polisi, nama pemilik, merk, model, tahun pembuatan, dan nomor BPKB. Biasanya Nomor BPKB terletak pada baris informasi paling bawah. Contoh nomor BPKB adalah “N 0586855 I”.

Advertisements

Kenapa harus mengetahui cara melihat Nomor BPKB di STNK? Hal ini penting, karena seharusnya nomor BPKB yang tercantum di BPKB dan STNK haruslah sama. Jika nomor BPKB pada BPKB dan STNK berbeda, maka perlu diwaspadai. Sebab sekarang sudah beredar BPKB palsu.

Melihat kecocokan nomor BPKB di BPKB dan STNK ini penting dilakukan khususnya ketika membeli motor second. Perlu diketahui bahwa kecocokan data pada BPKB dan STNK ini harus berlaku pada data-data lain seperti nomor polisi, tipe kendaraan hingga tahun pembuatan.

Terkadang, ditemui perbedaan nomor polisi yang tercantum pada BPKB dan STNK. Dalam kasus ini, masih bisa diterima. Sebab hal ini dapat terjadi apabila dilakukan penggantian plat nomor karena penggantian periodik setiap 5 tahun atau karena jual beli kendaraan. Pada kasus ini, pemilik kendaraan hanya perlu melakukan penyamaan nomor polisi ke Satlantas. Baca Apa Saja Syarat Balik Nama Motor

Tentang BPKB

Telah diketahui bahwa BPKB merupakan dokumen yang menegaskan kepemilikan kendaraan bermotor secara sah. Selain sebagai bukti kepemilikan, BPKB juga memiliki kegunaan-kegunaan lain.

Salah satunya adalah BPKB dapat dijadikan sebagai agunan saat mengajukan pinjaman ke bank. Bagi negara, BPKB memiliki fungsi tersendiri juga, antara lain :

  1. BPKB menjalankan fungsi administrasi kendaraan bermotor
  2. Melalui BPKB, pemerintah mengendalikan dan mengawasi kendaraan bermotor yang beroperasi di Indonesia
  3. Melalui BPKB, pemerintah juga dapat merencanakan dan memanajemen fasilitas lalu lintas serta angkutan jalan
  4. Untuk melaksanakan pajak kendaraan bermotor
  5. Sebagai salah satu pertimbangan guna perencanaan pembangunan nasional

Itulah fungsi BPKB bagi negara. BPKB ini berlaku selama 5 tahun dan tiap tahunnya harus disahkan. Pengesahan BPKB tiap tahunnya dikenal juga sebagai waktu pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). BPKP ini berlaku asal tidak terjadi pemindahtanganan kepemilikan.

Advertisements

Tidak seperti STNK yang selalu setia berada di dalam dompet, BPKB tidak perlu dibawa kemana-mana oleh pemiliknya. Baca Berapakah Biaya Balik Nama BPKB Mobil

Persyaratan dan Langkah Memperoleh BPKB Baru

Menurut Peraturan Kapolri No 5 Tahun 2012 mengenai Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor, syarat yang diperlukan untuk memperoleh BPKB adalah mengisi formulir permohonan BPKB serta melampirkan kartu identitas.

Apabila pembuatan BPKB diwakilkan oleh orang lain, maka dapat dibuat surat kuasa dengan materai serta KTP dari orang yang mewakili.

Sementara itu, syarat yang mesti disiapkan oleh badan hukum untuk memperoleh BPKB baru adalah :

  1. Surat kuasa bermaterai yang menggunakan kop surat badan hukum serta ditandatangani dan distempel oleh pimpinan badan hukum
  2. Fotokopi KTP yang mewakili pembuatan BPKB
  3. Surat keterangan domisili
  4. SIUP serta NPWP yang telah dilegalisasi

Langkah-langkah memperoleh BPKB baru adalah : Baca Tahapan Plus Biaya Balik Nama Motor dan Mutasi

  1. Menyerahkan berkas persyaratan BPKB pada petugas di loket pendaftaran. Setelah menerima berkas tersebut, petugas akan mengidentifikasi dan memverifikasi berkas. Apabila berkas yang diserahkan ternyata tidak lengkap, maka petugas akan memberitahukan hal tersebut pada pemohon agar dilengkapi terlebih dahulu.
  2. Apabila berkas yang diberikan sudah lengkap maka dapat menuju tahapan selanjutnya, yakni pembayaran PNBP (Pendapatan Negara Bukan Pajak) di loket yang ditunjuk.
  3. Setelah pembayaran dilakukan, bukti pembayaran dapat diserahkan pada SAMSAT untuk dapat diterbitkan STNK.
  4. Apabila permohonan STNK sudah diproses, maka selanjutnya petugas akan menyerahkan BPKB pada pemohon. Pemohon BPKB juga akan diminta menandatangani buku tanda penyerahan BPKB.

Lama pembuatan BPKB baru ini tergantung pada proses yang ada pada instansi masing-masing daerah. Pembuatan BPKB ini dikenakan biaya Rp.225.000 untuk kendaraan roda 2 atau 3, serta Rp.375.000 untuk kendaraan roda 4.

Advertisements
error: Content is protected !!