Biaya Asuransi Motor per Tahun Berapa Ya

Asuransi motor merupakan pertanggungan dari perusahaan asuransi kepada tertanggung ketika terdapat kerusakan maupun kehilangan motor. Ketika terjadi kerusakan maupun kehilangan yang memenuhi ketentuan dalam polis asuransi, maka perusahaan asuransi akan menanggung kerugian atas kehilangan atau kerusakan tadi.

Tentu, untuk memperoleh perlindungan ini tertanggung harus membayar biaya premi per tahunnya. Berapakah biaya asuransi motor per tahun?

Tiap perusahaan asuransi tentu menerapkan tarif yang berbeda satu sama lain. Perlindungan yang diberikan juga berbeda-beda. Ada yang memberikan perlindungan terhadap kendaraannya saja, ada pula yang memberikan pertanggungan untuk pengemudi hingga pihak ketiga yang terkena resiko akibat kecelakaan.

Advertisements

Biasanya semakin lengkap perlindungan yang diberikan, maka semakin mahal pula premi yang harus dibayarkan. Premi yang dibayar per tahun juga tergantung pada nilai kendaraan yang dijamin. Apabila harga motor yang diasuransikan mahal, maka semakin mahal pula premi yang harus dibayarkan. baca Cara Klaim Asuransi Motor Hilang Oto Finance

Berikut adalah biaya asuransi motor per tahun :

  • 4,5% dari harga motor untuk asuransi All Risk, ditambah dengan biaya administrasi. Asuransi All Risk merupakan asuransi yang menanggung segala jenis kerusakan baik besar atau kecil. Asuransi All Risk biasanya juga dapat diklaim jika kerusakan diakibatkan oleh bencana. Biasanya asuransi ini digunakan untuk kendaraan sepeda motor dengan harga lebih dari Rp 30 juta. Jadi, semisal harga motor adalah Rp 30 juta, biaya premi yang dibayarkan adalah Rp. 1.350.000,-
  • 3,2% dari harga motor untuk asuransi Total Loss Only, ditambah dengan biaya administrasi. Asuransi Total Loss Only ialah asuransi yang dapat diklaim hanya apabila kerusakan lebih dari 75% atau terjadi pencurian alias kehilangan total. Jadi semisal harga motor adalah Rp 15 juta, maka biaya premi yang dibayarkan adalah Rp. 480.000,-.

Cara Klaim Asuransi Motor

            Jika terjadi kecelakaan atau kehilangan pada motor, maka sudah waktunya mengklaim asuransi. Bagaimana cara mengklaim asuransi motor?

Pertama-tama, pastikan bahwa penyebab klaim asuransi telah sesuai dengan syarat yang ditetapkan oleh perusahaan asuransi. Persyaratan ini biasanya terdapat dalam polis asuransi.

Klaim asuransi di Adira dapat diberikan kepada debitur apabila kendaraan hilang (Total Loss Stolen) atau kecelakaan total (Total Loss Accident) dengan nilai kerusakan minimal 75%.

Advertisements

Jika klaim asuransi dilakukan karena adanya kecelakaan atau Total Loss Accident, maka persyaratan dokumen yang disiapkan adalah :

  • Fotokopi KTP
  • Fotokopi SIM pengemudi saat kecelakaan terjadi
  • Laporan Polisi (PL) atau Surat Tanda Penerimaan Laporan Polisi (STPL)
  • STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan)
  • Kunci Kontak

Sementara, dokumen klaim asuransi yang disiapkan untuk penyebab kehilangan akibat pencurian (Total Loss Stolen) adalah : Baca Jika Motor Kredit Kecelakaan Saya Harus Bagaimana

  • Fotokopi KTP
  • Laporan Polisi (PL) atau Surat Tanda Penerimaan Laporan Polisi (STPL)
  • STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan)
  • Kunci Kontak
  • Laporan kemajuan dan BAP (Berita Acara Pemeriksaan) dari Kapolsek atau Kapolres
  • Surat blokir BPKB (Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor) serta surat pengantar blokir STNK dari SAMSAT setempat
  • Surat keterangan kehilangan kendaraan yang diterbitkan oleh Kasatserse atau Kaditserse atau Dit Reskrim

Perhitungan Klaim Asuransi

Setiap perusahaan asuransi biasanya mempunyai cara perhitungannya sendiri-sendiri. Contohnya asuransi Garda Oto. Berikut adalah perhitungannya :

Semisal si A mempunyai sepeda motor Honda Vario seharga Rp 20 juta yang sedang kredit dan diasuransikan di Garda Oto. Asuransi yang digunakan ialah Total Loss Only dengan tariff 1,8%. Dengan begitu, premi yang dibayarkan si A per bulan ialah : Rp 20 juta x 1,8% = Rp 410.000,- ditambah dengan biaya administrasi polis.

Biasanya, pada 6 bulan pertama, penggantian kerugian nilainya adalah 100%. Pada 6 bulan kedua sebesar 95%. Tahun kedua 85% dan tahun ketiga 75%. Uang pertanggungan ini nantinya akan dikurangi dengan biaya resiko sendiri, besarnya sesuai yang tertera di polis asuransi. Biasanya besar biaya ini adalah 10%.

Ternyata kemudian motor si A ini hilang pada 6 bulan pertama. Setelah diestimasi, nilai kendaraan si A sebelum hilang ternyata ialah Rp 19.500.000,-. Baca Prosedur Klaim Asuransi WOM Finance

Dengan begitu, si A akan memperoleh penggantian sebesar Rp 19.500.000,- dengan dikurangi resiko sendiri, sesuai dengan ikhtisar Pertanggungan. Jadi 10% x 19.500.000 = 1.950.000. Sehingga Rp 19.500.000 – Rp 1.950.000 = 17.550.000.

error: Content is protected !!