Biaya Klaim Asuransi All Risk

Jika anda mendaftarkan asuransi pada mobil dan ingin mengklaim asuransi itu, ternyata ada biaya yang harus dibayarkan. Biaya klaim asuransi ini pasti ada, baik pada asuransi Total Loss Only maupun All Risk. Biaya ini disebut dengan biaya deductible. Berapa biaya klaim asuransi All Risk?

Besar nominal deductible ditetapkan berdasarkan kebijakan pihak asuransi. Tapi berlaku hokum berikut: bila biaya premi rendah, maka deductible akan tinggi, berlaku sebaliknya. Umumnya biaya deductible untuk asuransi all risk sebesar Rp 300 ribu per kejadian.

Sebagai contoh, mobil Anda mengalami kerusakan akibat kecelakaan dengan kerugian Rp 7 juta dan deductible Anda sebesar Rp300 ribu, Anda hanya perlu membayar deductible Rp300 ribu untuk memperbaiki mobil Anda. Sementara sisanya sebesar Rp4,7 juta ditanggung perusahaan asuransi. Baca Cara Klaim Asuransi Kehilangan Motor Mega Finance

Advertisements

Dilihat dari model perlindungan yang diberikan, asuransi untuk mobil dibedakan menjadi dua jenis, yakni asuransi all risk dan asuransi total loss only (TLO). Asuransi all risk memberikan perlindungan secara menyeluruh terhadap semua risiko kendaraan (kecuali jika terdapat pengecualian pada beberapa kondisi).

Hal ini menyebabkan orang-orang tergiur untuk menggunakan asuransi jenis ini, khususnya bagi mereka yang memiliki mobil berusia di bawah lima tahun. Padahal biaya premi untuk jenis auransi ini tidak bisa dibilang murah lho.

Berbeda dengan asuransi total loss only yang menawarkan premi lebih murah, namun hanya melindungi mobil dari risiko kerusakan total (biaya lebih dari 75%) atau saat mobil hilang.

Mengingat biayanya yang relatif lebih tinggi dibandingkan asuransi TLO, maka baiknya Anda mengetahui benar tentang produk asuransi all risk ini agar tidak ada perasaan kecewa atau salah persepsi yang menimbulkan kerugian di kemudian hari. Beberapa hal berikut ini perlu diperhatikan sebelum mengambil produk asuransi all risk:

  1. Sesuaikan dengan kebutuhan Anda

Jika Anda tinggal di lingkungan yang tidak terlalu padat lalu lintasnya dan minim terjadi risiko kecelakaan, lebih baik anda mengambil asuransi berjenis TLO. Namun bila Anda tinggal di lingkungan yang lalu lintasnya cukup padat ditambah dengan risiko kecelakaan/musibah tinggi, all risk merupakan solusi terbaik. Baca Biaya Klaim Asuransi Mobil Lecet

Advertisements
  1. Mengecek anggaran Anda

Untuk mobil seharga 200 jutaan, biasanya premi yang dikeluarkan sebesar tiga juta per tahunnya. Jadi, taka da salahnya jika Anda mengecek ketersediaan anggaran bila hendak mengasuransikan mobil Anda dengan asuransi all risk.

  1. Membandingkan asuransi sejenis dari perusahaan yang berbeda

Meski asuransi yang ditawarkan berjenis sama, besaran premi bisa terjadi perbedaan harga yang cukup signifikan. Nah, di sini Anda perlu bersifat jeli untuk membandingkannya. Tak perlu malu untuk bertanya pada petugas di perusahaan asuransi bila Anda memang belum mengerti.

Selain soal premi, Anda bisa bertanya tentang benefit yang Anda peroleh saat menggunakan asuransi dari perusahaan mereka.

  1. Memperhatikan reputasi perusahaan asuransi dan testimoni pelanggan mereka

Terlihat sepele memang, tapi hal ini bisa memainkan peran penting saat Anda akan memutuskan untuk mengambil asuransi dari perusahaan tertentu. Semakin positif testimoni pelanggan terhadap suatu perusahaan asuransi bisa dipastikan perusahaan tersebut memiliki kinerja yang baik dan pelayanan prima.

Selain hal-hal yang telah disebutkan di atas, sebaiknya Anda perlu memahami beberapa faktor yang menyebabkan klaim asuransi all risk mobil Anda ditolak, antara lain:

  1. Pengemudi tidak memiliki Surat Izin Mengemudi alias SIM

Meskipun tertanggung (pemilik polis) memiliki SIM, bila terjadi kerusakan akibat mobil dikemudikan oleh orang lain yang tidak memiliki SIM, jelas klaim asuransi akan ditolak. Baca Cara Klaim Asuransi Mobil Garda Oto

  1. SIM sudah habis masa berlakunya
  2. Terlambat saat lapor untuk klaim (maksimal klaim lima hari setelah terjadi kerusakan)
  3. Tertanggung memberikan informasi palsu kepada pihak asuransi
  4. Kehilangan akibat penipuan, penggelapan, pembiusan, dan hipnotis
  5. Mobil rusak akibat diangkut dengan kendaraan yang diasuransikan tidak dilindungi asuransi
  6. Kerusakan badan mobil akibat cairan kimia

Demikian ulasan mengenai biaya klaim asuransi all risk beserta pertimbangan-pertimbangan yang dirasa perlu untuk memutuskan perlu tidaknya menggunakan asuransi all risk. Semoga dapat membantu Anda mengetahui tentang asuransi all risk dengan lebih baik.

error: Content is protected !!