Bisakah Gadai Girik di Pegadaian

Girik merupakan tanah yang belum memiliki sertifikat dan hanya memiliki Surat Keterangan Tanah dari kelurahan atau kecamatan. Biasanya, sertifikat tanah bisa digunakan sebagai jaminan pinjaman. Namun, bagaimana dengan girik ini? Apakah bisa gadai girik di Pegadaian?

Berdasarkan info resminya, ternyata girik tidak dapat dijadikan sebagai jaminan pinjaman di Pegadaian. Kenapa? Karena girik tidak memiliki kekuatan di mata hukum, sehingga memposisikan Pegadaian di pihak yang lemah apabila suatu saat nanti terjadi sengketa dalam kredit.

Pegadaian memiliki pinjaman dengan jaminan sertifikat tanah, yang disebut dengan Rahn Tasjliy Tanah. Rahn Tasjily Tanah merupakan produk pegadaian syariah dengan jaminan berupa sertifikat tanah atau bukti pemilikan tanah. Rahn Tasjiliy Tanah ini diperuntukkan bagi pengusaha mikro dan petani untuk mengembangkan usahanya.

Advertisements

Di Rahn Tasjiliy Tanah ini, pengusaha mikro atau petani dapat memperleh pinjaman atau marhun bih mulai dari Rp 1 juta – Rp 200 juta. Tentu Pegadaian akan menghitung rasio pencairan dana dari nilai agunan yang diberikan.

Lalu, apa saja yang dibutuhkan sebagai syarat Rahn Tasjiliy Tanah ini? Yang diperlukan adalah :

  • Fotokopi KTP atau SIM yang masih berlaku
  • Sertifikat tanah asli
  • IMB, apabila didirikan bangunan di atas tanah tersebut
  • Fotokopi pembayaran PBB terakhir

Yang perlu diketahui ialah, tanah yang digadaikan harus merupakan tanah produktif. Apa maksud dari tanah produktif ini? Yakni tanah yang diatasnya ditumbuhi tanaman pertanian, atau terdapat kandang yang digunakan untuk memelihara ternak. Baca 4 Bank yang Menerima Pinjaman Jaminan Girik

Sehingga dengan otomatis, ketika menggadaikan tanah produktif, seluruh hal yang ada di tanah tersebut akan diperhitungkan nilainya dalam pencairan dana pinjaman.

Oya, Rahn Tasjiliy Tanah ini terdiri dari 2 jenis, yakni reguler dan fleksi. Berikut ialah perbedaan keduanya :

  • Rahn Tasjiliy Tanah Reguler, mewajibkan nasabah untuk membayar angsuran setiap bulannya
  • Rahn Tasjiliy Tanah Fleksi, mewajibkan nasabah untuk membayarkan angsuran secara berkala, yakni setiap 3, 4 ataupun 6 bulan. Tetapi, masa tenor Rahn Tasjiliy Tanah Fleksi ini tetap sama dengan reguler. Yang berbeda hanyalah jangka waktu angsurannya.

Jika dicermati, Rahn Tasjiliy Tanah Reguler lebih cocok bagi pengusaha mikro atau petani yang memperoleh laba usaha pertanian setiap bulan. Sementara Rahn Tasjiliy Tanah Fleksi cocok bagi pengusaha mikro atau petani yang baru memperoleh laba usaha pertanian setelah 3 – 6 bulan (contoh petani padi, peternak kambing, dan lain-lain).

Advertisements

Bagaimanakah proses pengajuan Rahn Tasjiliy Tanah? Ternyata, proses pengajuan pinjaman ini sangat cepat dan mudah. Berikut langkah-langkahnya : Baca Bisakah Pinjaman Bank BRI Jaminan Girik

  • Menyiapkan berbagai persyaratan
  • Mendatangi kantor Pegadaian dengan membawa segala persyaratan dokumen yang dibutuhkan
  • Petugas akan memeriksa dokumen persyaratan
  • Pihak Pegadaian kemudian akan mensurvey serta menganalisa kelayakan usaha
  • Apabila seluruh persyaratan terpenuhi, maka Pegadaian Syariah akan menyetujui pinjaman
  • Pencairan dana pinjaman akan diberikan kepada nasabah, baik secara tunai atau melalui transfer rekening bank

Itulah informasi terkait dengan Rahn Tasjiliy Tanah atau gadai sertifikat tanah di Pegadaian.

Lalu bagaimana dengan yang belum memiliki sertifikat tanah alias ingin menggadaikan girik?

Saat ini, ada beberapa bank yang melayani pinjaman dengan jaminan girik, seperti bank-bank berikut ini :

  1. Bank Jatim

Kredit Sertifikasi Hak Atas Tanah ialah kredit di Bank Jatim yang jaminannya bisa menggunakan girik. Kredit ini diberikan kepada individu, kelompok atau pengusaha kecil dan mikro.

  1. Bank CIMB Niaga

Bank CIMB Niaga menerima berbagai jenis surat tanah untuk kreditnya, salah satunya ialah girik. Selain girik, agunan yang dapat digunakan dalam pinjaman ini ialah SHM / SHGB / AJB tanah, bangunan kios atau rumah, Akta hibah / PPJB, BPKB motor, hak pakai kios / rumah (SIPTU) dan SHMRMS / hak sewa. Kredit ini disebut dengan Kredit Mikro Utama.

  1. BPR (Bank Pengkreditan Rakyat)

BPR dapat menjadi solusi alternatif apabila anda bingung kemana hendak mengajukan kredit dengan jaminan Girik. Baca Syarat Ketentuan Gadai Sertifikat Rumah Petok D

Apa sih BPR itu? Apa bedanya dengan bank konvensional? BPR merupakan bank yang melakukan kegiatan usaha perbankan dengan prinsip konvensional atau syariah. Namun, BPR tidak memberikan jasa pada lalu lintas pembayaran (simpanan giro, kegiatan valas, pengasuransian) seperti halnya bank pemerintah.

error: Content is protected !!