Kisaran Biaya Pembuatan STNK dan BPKB Mobil Terbaru

Pembuatan STNK dan BPKB Mobil  – STNK dan BPKB merupakan dokumen yang menandakan kepemilikan kendaraan bermotor. STNK dan BPKB juga diperlukan sebagai syarat saat membayar pajak kendaraan bermotor.

STNK dan BPKB tidak diterbitkan secara gratis. Sehingga pemilik kendaraan yang baru membeli kendaraan atau kehilangan STNK dan BPKB harus membayar sejumlah uang untuk memperoleh dokumen ini. Berapa biaya pembuatan STNK dan BPKB terbaru?

Berdasarkan Peraturan Pemerintah No 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak, biaya penerbitan STNK dan BPKB adalah :

Advertisements
  1. Biaya pengurusan STNK untuk kendaraan roda 4 atau mobil adalah Rp.200.000. Biaya pengurusan BPKB untuk kendaraan roda 4 atau mobil adalah Rp.375.000.
  2. Biaya pengurusan STNK untuk kendaraan roda 2 dan 3 adalah Rp.100.000. Sementara untuk BPKB biayanya adalah Rp.225.000.

Itulah biaya pembuatan STNK dan BPKB kendaraan beroda 2, 3 maupun 4. Perlu diketahui bahwa biaya tersebut berlaku untuk pembuatan baru maupun pembuatan saat kehilangan SRNK dan BPKB.

Prosedur Pembuatan  BPKB dan STNK Baru

Untuk pembuatan BPKB, biasanya diuruskan oleh pihak dealer tempat membeli kendaraan bermotor. Sementara itu STNK harus diurus sendiri oleh pemilik kendaraan. Syarat dokumen yang harus disiapkan saat mengurus STNK baru adalah sebagai berikut : Baca Cara Bayar Pajak Motor Bukan Nama Sendiri Wajib Sertakan Ini

  1. KTP asli dan fotokopi
  2. BPKB asli dan fotokopi
  3. Surat pernyataan yang menyatakan bahwa identitas pemilik dan spesifikasi kendaraan tidak diubah.

Langkah-langkah membuat STNK baru antara lain :

  1. Kunjungi Kantor Samsat dengan membawa persyaratan dokumen
  2. Di loket pendaftaran, petugas akan mengecek kelengkapan dokumen
  3. STNK akan disahkan serta dicek oleh Kasi Pajak dan Kanit Min Regident
  4. Pembayaran biaya penerbitan STNK baru dilakukan
  5. STNK dapat diterima

Cara Mengurus STNK dan BPKB yang hilang

Berikut adalah persyaratan pengurusan BPKB dan STNK hilang ini  :

  1. Kartu Identitas
  2. Kendaraan bermotor

Kendaraan bermotor yang STNK dan BPKB-nya hilang harus dibawa sebab di Samsat akan dilakukan pengecekan fisik. Baca Kenali Ciri-ciri STNK dan BPKB Palsu

Advertisements
  1. Laporan kehilangan BPKB dan STNK dari kepolisian

Dalam melaporkan kehilangan BPKB dan STNK di Kepolisian, bawalah tanda pengenal diri, baik itu KTP atau SIM. Di kepolisian, anda akan diminta untuk menceritakan tentang krologi kehilangan STNK atau BPKB. Dengan begitu, petugas dapat membuat surat kehilangan yang juga anda tandatangani.

  1. Kliping koran di 2 media massa (khusus BPKB)

Dalam mengurus BPKB hilang, perlu membuat iklan di media massa lokal. Iklan bisa berupa iklan baris sehingga biayanya murah. Iklan yang dibuat berbunyi bahwa BPKB yang hilang tersebut sudah tidak berlaku. Hal ini menjadikan BPKB yang hilang tadi tidak disalahgunakan. Buatlah kliping dari iklan itu atau simpan bukti pembayarannya.

  1. Surat keterangan dari Reserse/Reskrim

Pembuatan surat keterangan di reskrim ini alurnya sama dengan pembuatan surat kehilangan di kepolisian.

  1. Surat keterangan dari bank

Surat keterangan dari bank dibuat guna menghindari kecurangan penggunaan BPKB. Surat ini diterbitkan oleh bank, yang menyatakan bahwa BPKB duplikat tidak sedang dijadikan jaminan bank. Keabsahan surat ini ditandai dengan materai. Baca Bisakah Bayar Pajak Motor Dengan Nembak KTP

Cara Mengurus BPKB dan STNK yang Hilang

            Langkah mengurus BPKB atau STNK yang hilang adalah :

  1. Bawalah kendaraan motor yang BPKB atau STNK-nya hilang, KTP serta persyaratan dokumen yang lainnya ke Kantor Samsat.
  2. Di loket pendaftaran, ajukan permohonan penggantian BPKB dan STNK hilang.
  3. Anda akan diminta mengisi formulir permohonan. Sementara itu, petugas akan melakukan cek fisik pada kendaraan bermotor dan menerbitkan cek fisik yang telah dilegalisir.
  4. Serahkan seluruh dokumen pengurusan BPKB dan STNK hilang ke loket.
  5. Petugas akan menerima pendaftaran dan melanjutkan pembuatan BPKB dan STNK. Bayarkan biaya pembuatan duplikat BPKB dan STNK. Petugas akan memberikan bukti pembayaran untuk pengambilan BPKB dan STNK. Proses pembuatan BPKB dan STNK membutuhkan waktu kurang lebih 1 bulan. BPKB dan STNK dapat diambil di Samsat pada tanggal yang telah ditentukan
error: Content is protected !!